Ide Bisnis Waralaba Makanan Modal Kecil Paling Menguntungkan

Peluang bisnis waralaba makanan modal kecil yang paling menguntungkan terus berkembang, baik jumlah maupun penyebarannya hingga ke wilayah tingkat kabupaten dan kota seiring dengan berubahnya masyarakat dan kehidupan sosialnya.

Kemampuan pengusaha dalam melihat kebutuhan konsumen dan menjual apa yang pasar butuhkan akan membuat konsumen menggantungkan kebutuhan pangan terhadap industri dan bisnis kuliner yang ada di sekelilingnya, artinya perkembangan jumlah dan kebutuhan masyarakat akan membuat peluang bisnis tanpa modal besar ini berkembang secara bersama-sama.

[Baca juga: Usaha Yang Sukses dengan Uang 1 Juta].

Peluang Kerja Sama Bisnis Waralaba Modal s/d 300 Juta

- Ayam Tulang Lunak merupakan satu jenis waralaba yang paling menguntungkan dengan sajian ayam yang unik. Jika umumnya sajian ayam dengan tulang yang lunak hanya dapat dinikmati di rumah, namun kini ayam goreng dan bakar dengan tulang lunak itu membuka peluang bisnis tanpa modal besar buat para mitra.

Tidak hanya itu, bagi Anda yang mencari peluang mendapatkan uang dan berminat untuk membuka usaha dengan produk Ayam Tulang Lunak Gerobakan milik I Dewa Made Janusetiawan maka itu adalah sebuah pilihan tepat.

bisnis waralaba makanan modal kecil paling menguntungkan

Sajian ayam goreng ataupun bebek goreng sudah sering kita jumpai namun yang disajikan dengan tulang yang lunak hanya dapat kita nikmati jika membuatnya sendiri. Melihat peluang bisnis dirumah seperti ini, membuat I Made Janusetiawan memiliki ide bisnis waralaba makanan modal kecil dengan menjual sajian ayam dengan tulang yang lunak. Bermerek Ayam Tulang Lunak Gerobakan, dirinya memulai usaha dengan konsep mini food court gerobakan di daerah Bekasi. Saat ini, brand tersebut juga telah terdaftar di Kementrian Hukum & Hak Asasi Manusia. Hal itu tentunya akan memperkuat usahanya.

[Info: Hindari Cari Uang Dengan Cara Seperti ini].

Ayam Tulang Lunak Gerobakan berawal dari usaha tunggal selama kurang lebih 6 tahun. Namun karena banyaknya permintaan untuk diduplikasi, maka peluang menjadikan usaha tersebut beralih sistem menjadi kemitraan bertambah besar.

Menurut I Made Janusetiawan (Iwan) sang pemilik, merasa bahwa peluang menjalankan usaha dengan konsep kemitraan akan jauh lebih menguntungkan bagi dirinya dan juga orang lain yang dalam hal ini adalah mitra. Untuk mendukung peluang kesuksesan usahanya, pria kelahiran Surabaya 15 Januari 1970 ini juga membuat website sebagai salah satu teknik promosi.

Dengan adanya website dan beberapa sosial media lain, permintaan untuk menjadi mitra semakin meningkat. Hal tersebut terbukti dengan adanya mitra Ayam Tulang Lunak Gerobakan mulai dari Aceh sampai Papua yang telah berkembang masing-masing secara mandiri. Sebab, mitra yang akan bergabung sebelumnya diberi pelatihan terlebih dulu.

Eksperimen dilakukan Iwan selama kurang lebih 2 tahun hingga akhirnya menemukan resep yang baku. Memiliki cita rasa yang unik dan serta harga terjangkau merupakan salah satu alasan mitra bergabung dengan Ayam Tulang Gerobakan.

Meski peluang usaha makanan dengan modal kecil yang dijalaninya terbilang sukses, namun ternyata suka dan duka juga dirasakan oleh Iwan dan timnya. Duka dirasakan ketika nilai penjualan turun akibat melonjaknyaharga bahan baku yang terkadang tak terkendali, namun hal tersebut terbayar ketika dirinya mendapat laporan bahwa penjualan mitra meningkat. Iwan juga memberikan tips sukses usahanya yaitu Promosi dan Inovasi harus berjalan bersamaan.

Peluang keuntungan menjadi mitra antara lain: paket produk menjadi hak milik pribadi mitra, harga jual dapat ditentukan sesuai proporsional antara 9 – 13 ribu per potong, keuntungan tambahan dengan menjual nasi atau minuman yang ditentukan sendiri besar keuntungan jualnya, keperluan ayam presto sudah berbumbu tinggal pesan seusai kebutuhan mitra.

Alamat usaha Ayam Tulang Lunak Gerobakan, Jl. Bangunan Barat Komplek Bulog D – 6 Kayu Putih, Pulogadung, telepon 021 4759 274 / 021 9494 6600, SMS 0856 1070 103 / 0857 8103 7499, PinBB 28C9 7C54, situs www.tulanglunakgerobakan.com, Jakarta Timur.

- Dapur Iga, pelopor iga bakar dengan varian rasa saus. Berdiri sejak tahun 2008, merupakan salah satu restoran yang mengangkat masakan khas Indonesia. Berpusat di kota Bandung, Dapur Iga berhasil mencuri perhatian masyarakat pecinta sajian dari tulang rusuk sapi ini.

Pada awalya, Dapur Iga merupakan real project atau tugas kuliah dari anak-anak mahasiswa ITB. Oleh wendi Santoso selaku Vice President Dapur Iga. Di bawah naungan PT. Dapur Iga Nusantara, Wendi dan rekannya merealisasikan project restoran tersebut sehingga menjadi bisnis kuliner yang sesungguhnya.

waralaba terlaris dapuriga

Sebagai pembeda dengan restoran penyaji iga bakar lainnya. Di Dapur Iga, Anda bisa menyantap iga bakar dengan 11 varian saus. Ada 3 tema saus yang diangkat oleh Dapur Iga yaitu saus Nusantara, Oriental, dan Eropa. Iga bakar berlumur saus tuturaga dan woku dari Manado adalah jenis saus Nusantara yang dihadirkan dengan 5 level kepedasan. Sedangkan saus lainnya adalah saus Padang, saus Ndeso, klasik, barbeque, lada hitam, Swiss, Oriental dan dari buah Leci. Selain menu Iga Bakar, resto ini juga menyajikan variasi menu iga lainnya seperti sate iga, tongseng, kangkung cah iga dan lain-lain.

Bagi Anda yang bukan pecinta daging, Dapur Iga rupanya memfasilitasi dengan menawarkan sajian pendamping non daging sapi seperti daging ayam, ikan dan sayuran bahkan sampai pasta. Selain makanan, aneka minuman juga disediakan oleh Dapur Iga mulai dari juice, kopi, teh, mocktail dan healthy green untuk menetralisir setelah makan daging iga.

Lokasi restoran Dapur Iga di Taman Palem Lestari memiliki desain interior bergaya kasual dan dinamis. Outlet ini diciptakan dengn nuansa yang lebih muda, itu terlihat dari sentuhan grafis dan visual serta dilengkapi juga dengan fasilitas wifi dan ruang AC. Dengan fasilitas lengkap tersebut, Dapur Iga masih menawarkan harga yang cukup terjangkau bahkan terbilang murah untuk restoran sekelas. Dapur Iga menawarkan harga Rp. 44.500 per porsi lengkap dengan nasi putih dan sop. Menariknya, jika pelanggan ingin menikmati ukuran iga lebih besar atau jumbo size maka cukup menambah uang sebesar Rp. 10.000 saja.

Sejak 2 tahun terakhir restoran ini berhasil membuka 25 cabang di seluruh Indonesia. Adapun kota-kota besar seperti Bandung, Jakarta, Palembang, Tangerang, Bekasi, Jambi dan Sidoarjo telah berdiri mitra bisnis restoran ini. Pembukaan sistem waralaba modal kecil tersebut memiliki tujuan untuk mengimbangi perkembangan franchise makanan asing yang semakin banyak di Indonesia.

Secara umum, Dapur Iga menawarkan 2 jenis peluang bisnis dirumah yakni jenis restoran dengan nilai investasi mulai 300 juta dan jenis food court dengan modal sebesar 100 juta. Dalam memulai bisnis waralaba makanan modal kecil tersebut, maka para mitra akan mendapatkan pasokan bahan baku utama yaitu iga sapi dan bahan bumbu.

Para mitra harus tahu cara mencari uang dari usaha kuliner ini, misalnya seperti menentukan lokasi tempat usaha yang bagus agar peluang mendapatkan uang dari usahanya semakin besar seperti di pusat perbelanjaan, pinggir jalan besar dan sebagainya. Jika berminat dengan waralaba yang paling menguntungkan ini, silahkan menghubungi nomer telepon 021 5555 864 / 0811 2144 111 dan situs www.dapuriga.com.