Cara Memilih Bisnis Modal Kecil Untung Besar

Usaha waralaba makanan adalah salah satu jenis bisnis modal kecil untung besar yang paling banyak coba ditekuni oleh ibu rumah tangga atau karyawan sebagai usaha sampingan di rumah. Ini tentu saja sangat mudah dibuktikan dengan semakin ketatnya persaingan bisnis waralaba makanan dalam beberapa tahun belakangan ini. Tidak sedikit para pelaku usaha kuliner baru bermunculan dengan konsep usaha waralaba bermacam jenis. Umumnya waralaba kuliner di Indonesia memiliki konsep berjualan dibagi menjadi 3 bagian besar yakni booth kaki lima, waralaba makanan berkonsep lesehan dan waralaba makanan dengan ide resto bak hotel bintang lima. Dari ketiga jenis konsep waralaba tersebut maka waralaba model kaki lima dengan memanfaatkan booth sebagai tempat berjualan adalah satu-satunya bisnis waralaba yang memerlukan modal relatif kecil (paling besar sekitar 15 jutaan) jika dibandingkan jenis waralaba makanan lesehan dan resto yg bisa menembus modal minimal 50 juta.

Cara Memilih Bisnis Modal Kecil Untung Besar Agar Tidak Rugi

Cara Memilih Bisnis Modal Kecil Untung Besar

Okay, sekarang apa yang harus diperhatikan jika sudah memutuskan untuk mencoba berbisnis dengan jualan makanan dengan jenis franchise. Meskipun semua jenis usaha pasti ada resiko kerugian namun sebaiknya calon para pelaku usaha waralaba modal kecil ini tidak gegabah dalam memilih dan menentukan waralaba apa yg terbaik dan tentu saja menguntungkan. Berikut adalah tips singkatnya.
  • Konsultasi dengan asosiasi waralaba yg ada adalah salah satu jalan paling mudah untuk menentukan jenis waralaba yang akan ditekuni. Ini penting dilakukan sebelum membeli merek dagang sebuah waralaba makanan. Alasannya sederhana, semakin banyak usaha franchise baru bermunculan beberapa tahun belakangan ini namun jika kurang teliti saat memilih maka kita akan terjebak dan menderita kerugian. Tidak sedikit pewaralaba (pemilik merek franchise tertentu) yg hanya mengejar jumlah mitranya tanpa memiliki konsep jelas untuk menjalankan dan mengembangkan usaha tersebut sehingga berpotensi menimbulkan kerugian di pihak mitra karena kurang perhatian dari pemilik franchise tersebut.
  • Ketahui sudah berapa lama usaha franchise tersebut beroperasi, semakin lama usaha waralaba tersebut berjalan maka ini artinya waralaba tersebut sudah mengalami ujian waktu dan tetap bertahan dalam persaingan bisnis yg ada. Banyak pengamat menyarankan bahwa sebaiknya pilihlah usaha waralaba yg paling tidak telah memiliki pengalaman minimal 5 tahun dalam menjalankan usaha tersebut. Usia 5 tahun sudah dapat dikatakan merupakan alat bukti sah bahwa bisnis waralaba itu mampu bertahan menghadapi kompetisi.
  • Pilihlah jenis waralaba makanan yg produknya bisa diterima oleh masyarakat secara luas, seperti misalnya produk makanan yang tidak saja bisa dikonsumsi oleh anak-anak namun orang dewasa sampai orang tua baik wanita maupun laki-laki dapat menikmatinya juga. Dengan menjual produk untuk segala usia maka kemungkinan modal balik cepat semakin besar karena tidak ada batas usia dan jenis kelamin yg bisa mengkonsumsi produk itu.
Tips diatas memang tidaklah terlalu detil namun paling tidak itulah panduan utama ketika memilih usaha waralaba. Dukungan pelatihan, ketersediaan bahan baku, mencari tempat yg cocok untuk berbisnis waralaba jenis booth adalah pedoman teknis lain untuk menunjang jalannya bisnis modal kecil untung besar dari usaha kuliner ini.