Bisnis Barang Bekas Beromzet Puluhan Juta Sebulan

Mencari dan menjalankan sebuah bisnis dengan modal kecil nyatanya tidak mudah dilakukan oleh setiap pemula apalagi jika mereka tidak tahu atau belum pernah mengelola usaha kecil di rumah. Namun bila seseorang bertekad untuk terjun dengan bekerja mandiri, tidak kerja kantoran atau diperintah orang lain, maka suatu saat pasti menemukan sebuah bisnis modal kecil yang sangat cocok dan menguntungkan buat dijalani utk mencukupi kebutuhan hidup keluarganya.Paling tidak asumsi seperti ini berlaku terhadap Ade Suryana, seorang pengusaha barang bekas alat-alat kantor, yg kini telah sukses meraup keuntungan puluhan juta rupiah dari memanfaatkan peluang bisnis jualan barang bekas. Usaha tersebut bukanlah sebuah hasil instan sebab dibalik kesuksesan menjalankan usahanya tersebut perlu waktu atau proses, semangat pantang menyerah, kerja keras, tekun serta ulet dan keseriusan menjalankan usaha warisan orang tuanya.

Seorang pemula jika ingin sukses menjalankan usaha kecil-kecilan di rumah maka harus pandai dan cermat menangkap adanya peluang bisnis yang melintas di depan mata. Seperti halnya Ade Suryana, meskipun usaha barang bekas miliknya adalah warisan dari sang ayah, namun seiring perkembangan waktu, dia berinovasi untuk mengembangkan bisnis barang bekas. Dengan modal hanya belasan juta rupiah saat memulai usaha kecil tersebut, yaitu untuk belanja atau mencari alat-alat kantor bekas atau furnitur bekas kantor kemudian diperbaiki atau disulap lagi menjadi seperti baru adalah kegiatan utamanya dalam usaha barang bekas itu.

Lulusan sarjana ekomoni itu, mulai menyadari bahwa peluang bisnis barang bekas memiliki prospek bagus oleh sebab dia mengalami dan mengetahui sendiri bahwa hasil bisnis rumahan sang itulah yg telah membiayai sekolahnya sampai lulus sarjana dan menghidupi keluarganya selama ini. Oleh sebab itu, dia berpikiran bahwa prospek bisnis jualan barang bekas alat kantor akan sangat menguntungkan jika dikelola dengan benar dan inilah landasan utamanya mengapa dia enggan buat melamar kerja sebagai seorang karyawan di sebuah perusahaan. Dan tahun 2014 ini terbukti bahwa usaha warisan dari ayahnya memang telah mampu menopang kehidupannya sehari-hari beserta keluarga kecilnya.

Tantangan Utama Menjalankan Bisnis Barang Bekas


Bisnis Barang Bekas Beromzet Puluhan Juta Sebulan
Tidak mudah menjalankan sebuah bisnis berjualan aneka macam alat-alat atau mebel bekas kantor. Bisnis ini membutuhkan pengalaman memperkirakan berapa keuntungan yang diperoleh ketika membeli mebel bekas seperti misalnya meja atau kursi kerja yang biasa dipakai kantor pada umumnya adalah sebuah contoh. Meja bekas tentu tidak sebagus meja baru yang dijual di toko, namun disinilah seni berdagang barang bekas itu. Seberapa besar usaha dan modal yang harus disiapkan guna “menyulap” meja tersebut menjadi seperti baru dan layak dijual meski harganya murah namun masih dapat keuntungan dari usaha tersebut.

Barang bekas yang berhubungan dengan jual beli alat kantor tersebut seperti misalnya filing cabinet, brankas, meja kursi kantor dan lemari besi untuk penyimpanan berkas. Ade Suryana tidak pernah kehabisan sumber “bahan baku” usahanya karena dia telah memiliki beberapa orang dengan tugas khusus mencari informasi adanya lelang alat-alat kantor. Jaringan inilah yang memungkinkannya tidak kehabisan stok barang bekas. Dengan dibantu beberapa karyawan lain dengan keahlian mendempul dan mengecat, maka bisnis tersebut lancar berjalan dari tahun ke tahun sampai dengan saat ini.

Masalah menjual barang dagangannya tidaklah menjadi halangan besar buat Ade karena dia memiliki tempat usahanya berada di kawasan yang memang dikenal sebagai daerah tempat perdagangan barang bekas layak pakai di daerah Jakarta Barat. Setiap hari pasti ada saja pembeli yang mampir berbelanja di tempat usahanya tersebut. Nah, apakah Anda tertarik mencoba bisnis barang bekas di rumah sebagai usaha sampingan?