Bisnis Kerajinan Tangan Modal Kecil Hasil 4 Juta/bulan

Peluang mendapatkan uang dari rumah dengan kerja jenis apapun bila dilakukan dengan passion maka hasilnya akan lebih baik jika dibandingkan dengan usaha mencari uang yang dikerjakan tanpa konsep yang jelas.


Seperti hasil bisnis kerajinan tangan modal kecil yang ditekuni oleh seorang bekas mahasiswi sastra Inggris bernama Dieksi Agawati Hapsari. Selama menjalankan usaha kreatif dengan modal kecilnya, banyak kesulitan harus dilalui, dari kesulitan mencari ide bisnis, kerugian akibat produknya tidak laku di pasaran sampai kebangkrutan pun pernah dia rasakan selama menjalankan usaha rumahan dengan modal kecil untung besar tersebut.

Namun semua kesulitan tersebut dapat diatasinya dan setelah bertahun-tahun menekuni bisnis kerajinan tangan itu. Sekarang dia dapat mengelola usaha kerajinan tangan yang mudah dibuat dan menghasilkan uang dengan lebih baik lagi karena telah ditempa oleh pengalaman pahit.

Latar Belakang Dieksi Agawati Hapsari

Jiwa bisnis Dieksi awalnya lahir dari sebuah keadaan di sekelilingnya, dibesarkan dari keluarga dengan ekonomi kelas menengah ke bawah tentu sangat berat untuk menyekolahkannya di perguruan tinggi idamannya. Namun semangat pantang menyerah terhadap keadaan membuat jiwa bisnisnya muncul yaitu bagaimana cara menghasilkan uang. Lalu dia berusaha mencari ide peluang usaha modal kecil di sela kesibukannya sebagai mahasiswa jurusan sastra Inggris.
“Saya ingin menyelesaikan kuliah seperti teman-teman tapi kondisi orang tua tidak memungkinkan untuk mendukungknya, makanya saya mencoba membuka usaha di rumah dengan menjual hasil kerajinan tangan berbahan kaos flannel sebagai usaha mencari penghasilan sampingan sebagai mahasiswa,” demikian dia mengenang waktu pertama kali terjun berbisnis mencari uang sendiri.
Sejak terjun di bisnis kaos flannel tahun 2008 lalu ternyata bisnisnya mulai berkembang dan diminati pasar. Sukses bisnis kaos flanelnya sempat berjalan selama 2 tahun namun tahun 2010 bisnis kecilnya tersebut bangkrut alias tidak berjalan dengan semestinya oleh karena Dieksi sibuk dengan tugas akhir menyelesaikan kuliahnya.

Awal Usaha Kerajinan Tangan Yang Mudah Dibuat dan Menghasilkan Uang


Setelah menyelesaikan studi, dia lalu mencoba untuk berbisnis lagi. Dengan latar belakang pendidikan yang tidak sejalan dengan dunia fashion tidak membuatnya lantas berputus asa. Tahun 2010 dia mencoba untuk membuat dan menjual sendiri produk kerajinan tangan yaitu tas dengan bahan dasar utama kain katun, kain linen dan kain kanvas. Meskipun tidak bisa menjahit, Dieksi mencoba bekerja sama dengan penjahit untuk memproduksi berbagai macam jenis tas dengan membidik pasar anak muda. Namun harapan tidak sesuai dengan kenyataannya, sebab hasil produksinya tidak sesuai dengan yang diharapkan, produknya tidak laku di pasaran!

Bisnis Kerajinan Tangan Modal Kecil Hasil 4 Juta

Dokumentasi: www.facebook.com/people/Adixi-Corner-Craft

Berbekal pengalaman itulah maka sekarang dia lebih hati-hati lagi dalam menjalankan usaha kerajinan tangan tersebut. Produknya lebih dikembangkan untuk menarik hati pembeli calon konsumen dengan membuat model-model yang sedang disukai selera kaum muda. Dengan kemampuannya memproduksi 5 tas setiap hari, kini Dieksi dapat meraih keuntungan sebesar 3 sampai 4 juta selama sebulan. Pemasaran yang dilakukannya ialah dengan menjualnya melalui Facebook, sebagai sarana utama untuk mencari pembeli.

Inti dari cerita sukses bisnis kerajinan tangan modal kecil yang dijalankan oleh Dieksi ini adalah pantang menyerah dan terus berusaha untuk mencari peluang mendapatkan uang apapun kendala yang dihadapi. Modal uang sebesar atau sekecil apapun hanya merupakan penunjang dan bukan faktor terpenting dalam sebuah bisnis.

Kesuksesan meraih keuntungan dalam berbisnis rumahan lebih banyak ditentukan oleh bagaimana menghasilkan uang lebih banyak untuk mencari kehidupan lebih baik di masa depan. Sekarang giliran Anda menemukan info bisnis baru, misalnya seperti bagaimana cara berbisnis melalui internet yang sesuai dengan kemampuan dan keahlian Anda. Ayo, berbisnis!